Computer Tricks Tips  - Sebagai Staff IT Support pasti akan selalu di pusingkan masalah komputer dan maintenance, hal yang sederhana adalah komputer lemot atau lambat, karena itu IT Support perlu beberapa tips dan trik untuk troubleshooting komputer.

Untuk maintenance atau perawatan rutin yang wajib di perhatikan adalah perlengkapan yang harus di miliki, untuk IT Support wajib memiliki hardware atau software yang berhubungan dengan maintenance minimal memiliki alat pembersih sederhana seperti Kuas atau Lan Tester, selain itu perlengkapan yang wajib adalah Crimping Tool dan juga driverpack dan jangan lupa berdoa tidak mengalami kesulitan yang lebih parah.

Tips simple Troubleshooting Komputer


Tips Dan Trik simple Troubleshooting Komputer

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah komputer yang lambat adalah :

Spyware dan Virus
Merupakan salah satu penyebab komputer lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya tidak langsung, spyware biasanya berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah dan keamanannya yang kurang bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan Browser tersebut.

Beberapa cara untuk menghapus spyware :
1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan melalui windows task manager.
2. Identifikasi dan nonaktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
3. Identifikasi dan nonaktifkan service pada startup item menggunakan sistem configuration utilty.
4. Cari, temukan dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
5. Identifikasi dan hapus file yang sekiranya mencurigakan.
6. Install dan gunakan spyware detection atau spyware removal.

Processor Overheating
Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat panas melampaui batas sehingga menjadikan sistem melambat dan proses berjalan lambat.

Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
2. Fan rusak.
3. Bearing fan sudah doll sehingga fan jadi jiggling (jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll)

Ram yang sudah buruk
Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, cek di memtest86+ tentang RAM yang rusak biasanya hal ini dikarenakan oleh :
1. RAM timing lebih lambat dibanding spesifikasi mesin yang optimal.
2. Nilai RAM yang minor hanya bisa dilihat melalui beberapa test.
3. RAM terlalu panas
Untuk mengetahui RAM yang rusak bisa dengan cara cek kerusakan RAM komputer

Harddisk yang fail
Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa jadi penyebabnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk failure akan menyebabkan:
1. Akses time yang lambat.
2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat scandisk.
3. Bluescreen yang tidak jelas.
4. Gagal Booting.

Bios Settings
Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, oleh karena itu kita harus mengcustom setting bios agar performa kerja proses boot bisa cepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
1. Boot langsung ke harddisk.
2. Disable IDE drive yang tidak digunakan.
3. Set juga speed latency RAM.
4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
5. Gunakan Fast POST.

Disk type/controller compatibility
Biasanya rata-rata motherboard sekarang memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada udma 33, 66, dan 100, jika kita lihat secara fisik, bentuk fisik kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan fisik udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakan kabel yang memiliki spesifikasi tinggi untuk disk kita.

Windows Services
beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya, adalah:
1. Automatic Update
2. FTP 2. Indexing Service
3. Telnet 
4. Remote Registry
5. Remote Access
6. Remote Desktop

Process yang invisible
Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
di memory, padahal sudah tidak kita gunakan lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya,
namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berjalan pada komputer kita melalui task manager, dan kita hentikan proses dengan klik end task atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.

Disk Fragmentation
Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.

Background Applications
Jika kita perhatikan di sys tray saat kita klik arrow kirinya akan muncul beberapa icon, semakin banyak icon yang terpasang di systray, maka akan menyebabkan komputer lambat merespons proses, karena banyak ruang yang terpakai untuk proses itu pada memory, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses pada bagian registry :
HKEY_ LOCAL_MACHINE-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
dan
HKEY_LOCAL_MACHINE-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-RunOnce

Hapus key yang tidak diperlukan.

Sekian dulu, terima kasih buat yang sudi singgah, sekali lagi terima kasih.